Kamis, 24 Februari 2011

Manajemen Bengkel Pengelasan

Manajemen Bengkel Pengelasan

A. Sistem Peminjaman Alat
Dalam pelaksanaan praktek di Ruang Bengkel Teknik Pengelasan SMK Negeri 2 Banda Aceh, Menggunakan "Bon Pemakaian Alat". Dimana para siswa sebelum memulai praktek melakukan persiapan terlebih dahulu termasuk melakukan peminjaman alat. Peralatan yang akan digunakan dalam praktek pengelasan ditulis dalam Bon Pemakaian Alat yang telah disediakan di ruang las, dan ditandatangani oleh ketua grup praktek saat itu, serta diketahui oleh instruktur pembimbingnya.
Gambar : Bon Pemakaian Alat Yang Digunakan
Di Bengkel Teknik Pengelasan SMK Negeri 2 Banda Aceh

Penambahan peralatan yang diperlukan pada saat praktek berlangsung masih dimungkinkan dengan memberi tahukan kepada instruktur alat apa yang masih kurang, serta menuliskan alat tambahan tersebut kedalam Bon Pemakaian Alat tadi.


Setelah proses pembelajaran praktek selesai, siswa membersihkan kembali peralatan yang digunakan sebelum dikumpulkan  ke meja alat. Instruktur mengecek kebenaran jumlah alat yang telah dikumpulkan  sebelum dimasukkan kedalam lemari alat. Jumlah alat yang dikembalikan harus sesuai dengan daftar pada Bon Peminjaman Alat. Bila ada peralatan yang kurang atau rusak, maka harus dicek kembali keseluruh ruangan (dicari) mungkin tersesat disela-sela ruangan atau mesin. Apabila ada alat yang dinyatakan hilang atau rusak maka harus diganti oleh grup yang praktek saat itu, yang paling bertanggung jawab adalah ketua grup, untuk memusyawarahkan cara penggantian alat yang hilang/rusak bersama siswa lain dalam grupnya.

Bon Peminjaman Alat yang telah selesai digunakan dikumpulkan kembali kedalam Map Bon Alat Oleh Instruktur yang bertugas, untuk laporan kepada Ketua Bengkel atau Ketua Jurusan.

Walaupun telah dilakukan seperti strategi diatas, kewaspadaan kita haruslah tetap dijaga dalam pemakaian alat, apabila alat digunakan tidak sesuai fungsinya, sudah tentu akan cepat rusak. Oleh karenanya tanggung jawab kita sangatlah menentukan kelancaran proses pembelajaran praktek di Bengkel Teknik Pengelasan (Welding Workshop).

Selamat Melakukan Kerja Praktek...!
Utamakan Keselamatan Kerja....!
Tertanda : Ketua Program Keahlian Teknik Pengelasan

Minggu, 20 Februari 2011

Kartu "AS" Anak Las

Kartu "AS" Anak Las

1. Anak Las Harus CerdAS.
2. Anak Las Tak Boleh MalAS.
3. Anak Las Harus Kerja KerAS.
4. Anak Las Harus Lulus UNdanUAS.
5. Anak Las Bertaqwa Kepada Tuhan diatAS.
6. Anak Las Harus Bebas Narkoba dan MirAS.
7. Bengkel Las Harus Bersih dan BerkelAS.
8. Anak Las Harus Mampu MengelAS.
9. Hasil Las Harus BerkualitAS.
10. Pelanggan Las Harus PuAS.

Ayo...! Anak Las...! Tunjukkan Kartu "AS" Anda...!!

Gambar : Kerja KerAS Anak LAS

 Gambar : Bunga KertAS Bengkel LAS
Juga Berwarna MerAS

 
Anak LAS Saling MeremAS Kalau Sudah LemAS
Supaya Kembali KerAS

Wassalam...!
Tertanda Blogger LAS

Jumat, 18 Februari 2011

Tentang Bengkel Pengelasan

Bengkel Teknik Pengelasan berada pada SMK Negeri 2 Banda Aceh, Jl. Sultan Malikul Saleh - Lhong Raya - Banda Aceh, Provinsi Aceh. Dengan luas ruangan 12,5 meter x 14,5 meter, menghadap kearah barat laut, dilengkapi dengan 14 kamar las yang terdiri dari 5 kamar Las SMAW, 6 kamar Las OAW, 2 kamar Las MIG, dan 1 kamar Las TIG. Semua kamar las lengkap dengan Mesinnya. Sementara Jumlah Instruktur Teknik pengelasan ada 7 Orang, yang terdiri dari 5 Orang PNS dan 2 orang Honorer.

Gambar : Bengkel Teknik Pengelasan

Gambar : Aktivitas di luar Bengkel

Gambar : Pengerjaan Job di Luar Bengkel

Gambar : Aktivitas Didalam Bengkel

Gambar : Membersihkan Taman Bengkel

Gambar : Membuang Sampah ke Container

Gambar : Mendapatkan Piala
Dari Hasil Keseriusan Belajar dan Latihan

Gambar : Kunjungan Kedutaan Jerman
3 Maret 2011 Jam 11.25 WIB


Gambar : Duta Jerman
Mengamati Proses Pengelasan

Tertanda Penulis : Instruktur Teknik Pengelasan